Kolaborasi Gapoktan Dan Pengusaha Melahirkan Jalan Usaha Tani (JUT)

- Editor

Sabtu, 20 September 2025 - 13:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah menunggu sebulan lebih kegiatan normalisasi lahan kritis milik anggota Gapoktan Tani Kaya Desa Ganggang Tingan akhirnya dimulai. Normalisasi ini penting sebab akan membuat kontur tanah menjadi datar sehingga tidak mudah erosi dan lebih subur.
Sabtu (20/09/2025), kegiatan normalisasi lahan kritis di Desa Ganggang Tingan sudah dimulai. Terlihat sebuah excavator sudah mulai bekerja. Tanah atas yang memiliki kontur curam dikupas sampai ketemu lemah plapak ( bebatuan.red), terus lemah plapak tersebut digali sampai konturnya rata. Nantinya tanah atasnya dikembalikan lagi.
Disekitar lokasi terlihat pula beberapa dump truk berjajar menunggu untuk diisi. Setelah penuh dump truk tersebut bergerak kearah barat daya dari lokasi normalisasi. “Tahap satu kegiatan normalisasi sudah dimulai sejak Rabu kemarin, hasil buangan ( lemah plapak.ref)pun sudah didistribusikan kewilayah yang membutuhkan.” kata Jali salah satu pemilik lahan yang ikut di normalisasi.
Jali menjelaskan sudah 30 rit yang sudah di pindahkan.” Untuk awal ini dikirim ke dusun Plapak, nanti bergilir ke dusun lain di Desa Ganggang Tingan. Yang jelas digunakan untuk kepentingan umum atau sosial. Seperti di Plapak itu digunakan merehabilitasi Jalan Usaha Tani yang ada. Beberapa dusun lain pun juga sudah mengajukan permintaan. Bahkan luar Desa Ganggang Tingan juga sudah mengajukan agar dikirimi” terangnya

Baca Juga:  DPD LSM LIRA KABUPATEN KOLAKA Ultimatum TIMPORA Kolaka: Evaluasi Diri atau Mundur!

Sementara itu Setu, Kepala Dusun Plapak desa Ganggang Tingan mengakui bahwa dusunnya meminta agar dikirimi lemah plapak untuk merehabilitasi Jalan Usaha Tani. “sudah 30 rit yang sudah dikirim dan masih kurang, nanti kita satu dusun bergotong royong untuk meratakanya, agar enak dilewati” ujarnya
Setu juga mengakui bahwa dusunnya amat membutuhkan rehabilitasi JUT. “ ya kalau JUTnya bagus kan semua warga yang gembira, karena akan memperlancar kegiatan pertanian. terlebih tidak ada satu sen pun warga yang keluar uang” katanya

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berita Terkait

“Prof Sutan Nasomal: Perang Dunia Ketiga Tak Terelakkan, Indonesia Harus Bersiap dari Sekarang”
King Naga Kecam Asda II Lebak: Pernyataan Dinilai Picu Kegaduhan, Pemerintah Diminta Introspeksi
Satgas Gulbencal Kodim 0106/Ateng Lanjutkan Pembersihan Pascanah Longsor dan Banjir Bandang di Pegasing
Koramil 03/Pegasing Laksanakan Pengawasan Pembersihan Jalan Akibat Longsor
PROF DR SUTAN NASOMAL SANGAT PRIHATIN DENGAN KASUS GANTUNG DIRI IBU RUMAH TANGGA MELIBATKAN ANAK “INI ADALAH KRISIS SOSIAL DESA GAGAL MELINDUNGI WARGANYA”
PROF SUTAN NASOMAL INDONESIA BOCOR NEGARA RUGI RIBUAN TRILYUN DARI PERTAMBANGAN DAN KERUSAKAN ALAM
Diduga Oknum wartawan intimidasi LSM CAPA saat jalankan Proposal disalah satu penimbun Solar
CENDIKIAWAN ANAK PAHLAWAN ( CAPA ) Membina Generasi Penerus Berkarakter Bela Negara
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 05:21 WIB

“Prof Sutan Nasomal: Perang Dunia Ketiga Tak Terelakkan, Indonesia Harus Bersiap dari Sekarang”

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:09 WIB

King Naga Kecam Asda II Lebak: Pernyataan Dinilai Picu Kegaduhan, Pemerintah Diminta Introspeksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:22 WIB

Satgas Gulbencal Kodim 0106/Ateng Lanjutkan Pembersihan Pascanah Longsor dan Banjir Bandang di Pegasing

Senin, 12 Januari 2026 - 08:49 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL SANGAT PRIHATIN DENGAN KASUS GANTUNG DIRI IBU RUMAH TANGGA MELIBATKAN ANAK “INI ADALAH KRISIS SOSIAL DESA GAGAL MELINDUNGI WARGANYA”

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:17 WIB

PROF SUTAN NASOMAL INDONESIA BOCOR NEGARA RUGI RIBUAN TRILYUN DARI PERTAMBANGAN DAN KERUSAKAN ALAM

Senin, 15 Desember 2025 - 08:23 WIB

Diduga Oknum wartawan intimidasi LSM CAPA saat jalankan Proposal disalah satu penimbun Solar

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:10 WIB

CENDIKIAWAN ANAK PAHLAWAN ( CAPA ) Membina Generasi Penerus Berkarakter Bela Negara

Selasa, 2 Desember 2025 - 04:52 WIB

Keberatan dengan Tudingan Lakukan Vaksin Fiktip Hewan, DR.drh.Kasmawati Angkat Bicara

Berita Terbaru

MEDAN

Rapat Kordinasi Bulanan Digelar BPC Perkuat Silaturahmi

Sabtu, 17 Jan 2026 - 03:06 WIB