LIRA Kolaka Desak DPRD Gelar RDP Soal Crusher Plant di Tengah Pemukiman Desa Latuo

- Editor

Minggu, 9 November 2025 - 00:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati LIRA di TKP Crusher Plant Desa Latuo

bidik.co.id, 9 November 2025, Kolaka — DPD LSM LIRA Kabupaten Kolaka mendesak DPRD Kolaka segera memfasilitasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait keberadaan Crusher Plant di tengah pemukiman warga Desa Latuo, Kecamatan Samaturu, yang diduga milik PT Satria Jaya Sultra (SJS).

Bup. DPD LIRA Kolaka, Amir, menyampaikan bahwa pihaknya menerima banyak laporan dan keluhan dari warga Desa Latuo mengenai aktivitas industri pemecah batu (crusher) yang berdiri hanya beberapa puluh meter dari rumah warga. Aktivitas tersebut disebut menimbulkan kebisingan, debu, dan potensi pencemaran lingkungan yang mengganggu kenyamanan serta kesehatan masyarakat.

“Kami minta DPRD Kolaka segera memanggil semua pihak terkait. Keberadaan crusher di tengah pemukiman jelas tidak manusiawi dan perlu dikaji dari aspek izin, lingkungan, dan tata ruang,” tegas Amir.

Dalam surat resmi yang akan disampaikan DPRD Kolaka, LIRA meminta agar dalam RDP nanti dihadirkan penanggung jawab Crusher Plant, manajemen PT SJS, DLHK, DPMPTSP, PUPR, Dishub, Bagian Hukum Setda, Camat Samaturu, Kepala Desa Latuo, serta aparat Polsek, Danramil, Satpol PP, dan perwakilan warga Desa Latuo.

 

LIRA menilai, tanpa langkah cepat dari DPRD dan Pemda, situasi ini berpotensi menimbulkan konflik sosial dan dampak lingkungan yang serius.

 

“Negara tidak boleh abai terhadap keselamatan warganya. Kalau kegiatan itu tidak berizin atau berada di zona pemukiman, maka harus dihentikan,” tambah Amir.

DPD LSM LIRA Kolaka menegaskan akan mengawal proses RDP hingga tuntas dan mendorong Pemda Kolaka agar bertindak tegas terhadap pelaku usaha yang melanggar aturan lingkungan dan tata ruang.

Red**

Berita Terkait

“Prof Sutan Nasomal: Perang Dunia Ketiga Tak Terelakkan, Indonesia Harus Bersiap dari Sekarang”
King Naga Kecam Asda II Lebak: Pernyataan Dinilai Picu Kegaduhan, Pemerintah Diminta Introspeksi
Satgas Gulbencal Kodim 0106/Ateng Lanjutkan Pembersihan Pascanah Longsor dan Banjir Bandang di Pegasing
Koramil 03/Pegasing Laksanakan Pengawasan Pembersihan Jalan Akibat Longsor
PROF DR SUTAN NASOMAL SANGAT PRIHATIN DENGAN KASUS GANTUNG DIRI IBU RUMAH TANGGA MELIBATKAN ANAK “INI ADALAH KRISIS SOSIAL DESA GAGAL MELINDUNGI WARGANYA”
PROF SUTAN NASOMAL INDONESIA BOCOR NEGARA RUGI RIBUAN TRILYUN DARI PERTAMBANGAN DAN KERUSAKAN ALAM
Diduga Oknum wartawan intimidasi LSM CAPA saat jalankan Proposal disalah satu penimbun Solar
CENDIKIAWAN ANAK PAHLAWAN ( CAPA ) Membina Generasi Penerus Berkarakter Bela Negara
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 05:21 WIB

“Prof Sutan Nasomal: Perang Dunia Ketiga Tak Terelakkan, Indonesia Harus Bersiap dari Sekarang”

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:09 WIB

King Naga Kecam Asda II Lebak: Pernyataan Dinilai Picu Kegaduhan, Pemerintah Diminta Introspeksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:22 WIB

Satgas Gulbencal Kodim 0106/Ateng Lanjutkan Pembersihan Pascanah Longsor dan Banjir Bandang di Pegasing

Senin, 12 Januari 2026 - 08:49 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL SANGAT PRIHATIN DENGAN KASUS GANTUNG DIRI IBU RUMAH TANGGA MELIBATKAN ANAK “INI ADALAH KRISIS SOSIAL DESA GAGAL MELINDUNGI WARGANYA”

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:17 WIB

PROF SUTAN NASOMAL INDONESIA BOCOR NEGARA RUGI RIBUAN TRILYUN DARI PERTAMBANGAN DAN KERUSAKAN ALAM

Senin, 15 Desember 2025 - 08:23 WIB

Diduga Oknum wartawan intimidasi LSM CAPA saat jalankan Proposal disalah satu penimbun Solar

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:10 WIB

CENDIKIAWAN ANAK PAHLAWAN ( CAPA ) Membina Generasi Penerus Berkarakter Bela Negara

Selasa, 2 Desember 2025 - 04:52 WIB

Keberatan dengan Tudingan Lakukan Vaksin Fiktip Hewan, DR.drh.Kasmawati Angkat Bicara

Berita Terbaru

MEDAN

Rapat Kordinasi Bulanan Digelar BPC Perkuat Silaturahmi

Sabtu, 17 Jan 2026 - 03:06 WIB