LSM LIRA Kolaka: Klarifikasi Dinkes Soal Donasi Sopir Ambulans RSBG Tidak Menjawab Substansi

- Editor

Jumat, 24 Oktober 2025 - 13:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bidik.co.id, Sultra — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Kolaka menilai klarifikasi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kolaka, dr. Muhammad Aris, terkait dana donasi sopir ambulans RSUD Benyamin Guluh (RSBG), tidak menjawab substansi persoalan utama, yakni soal transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana.

Bup. LSM LIRA Kolaka, Amir, menyebut penjelasan Dinkes justru menimbulkan lebih banyak pertanyaan daripada memberikan kejelasan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau benar dana donasi masih tersimpan di rumah sakit, publik berhak tahu berapa jumlahnya, siapa penanggung jawabnya, dan di rekening siapa uang itu dititipkan. Jangan hanya bicara soal solidaritas tanpa data konkret yang bisa diverifikasi,” ujar Amir di Kolaka, Jumat (24/10/2025).

Menurut LIRA, tak menjadi soal apakah donasi tersebut berasal dari inisiatif pribadi para sopir atau tidak. Yang lebih penting adalah bagaimana mekanisme pengelolaannya dilakukan di lingkungan rumah sakit daerah.

“RSBG adalah lembaga publik yang dibiayai negara. Setiap aktivitas pengumpulan dan penyimpanan uang di lingkup ASN atau fasilitas pemerintah wajib dipertanggungjawabkan secara terbuka,” tegasnya.

Baca Juga:  TMMD ke-126 di Aceh Tengah, Rumah Ibu Kasnawati Kini Hampir Selesai Dibangun

LIRA juga mengkritik pernyataan Kadinkes bahwa dana belum disalurkan karena khawatir menyinggung pihak keluarga korban.

“Alasan itu tidak relevan. Kalau memang murni solidaritas antar-sopir, maka transparansi justru diperlukan agar tidak timbul kesalahpahaman,” katanya.

Lebih jauh, LSM LIRA menilai pernyataan bahwa sopir yang ditahan tidak menerima bantuan karena biaya hidupnya masih mencukupi merupakan bentuk penilaian yang tidak pantas.

“Menentukan apakah seseorang cukup atau tidak dalam hal ekonomi bukan kewenangan institusi. Kalau bantuan itu murni solidaritas, seharusnya tidak dinilai dari sisi kecukupan,” tegas Amir.

Sebagai bentuk tindak lanjut, LIRA Kolaka akan melayangkan surat resmi kepada Dinas Kesehatan Kolaka dan manajemen RSUD Benyamin Guluh untuk meminta penjelasan tertulis terkait:

1. Total dana donasi yang terkumpul;

2. Rekening dan penanggung jawab penyimpanan dana;

3. Notulen atau bukti kesepakatan dari para sopir; dan

4. Rencana penyaluran atau penggunaan dana donasi.

“Kita tidak menghalangi niat baik. Kita hanya ingin memastikan bahwa solidaritas tidak berubah menjadi polemik karena kurangnya transparansi,” tutup Amir.

Reporter : Bayu

Berita Terkait

“Prof Sutan Nasomal: Perang Dunia Ketiga Tak Terelakkan, Indonesia Harus Bersiap dari Sekarang”
King Naga Kecam Asda II Lebak: Pernyataan Dinilai Picu Kegaduhan, Pemerintah Diminta Introspeksi
Satgas Gulbencal Kodim 0106/Ateng Lanjutkan Pembersihan Pascanah Longsor dan Banjir Bandang di Pegasing
Koramil 03/Pegasing Laksanakan Pengawasan Pembersihan Jalan Akibat Longsor
PROF DR SUTAN NASOMAL SANGAT PRIHATIN DENGAN KASUS GANTUNG DIRI IBU RUMAH TANGGA MELIBATKAN ANAK “INI ADALAH KRISIS SOSIAL DESA GAGAL MELINDUNGI WARGANYA”
PROF SUTAN NASOMAL INDONESIA BOCOR NEGARA RUGI RIBUAN TRILYUN DARI PERTAMBANGAN DAN KERUSAKAN ALAM
Diduga Oknum wartawan intimidasi LSM CAPA saat jalankan Proposal disalah satu penimbun Solar
CENDIKIAWAN ANAK PAHLAWAN ( CAPA ) Membina Generasi Penerus Berkarakter Bela Negara
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 05:21 WIB

“Prof Sutan Nasomal: Perang Dunia Ketiga Tak Terelakkan, Indonesia Harus Bersiap dari Sekarang”

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:09 WIB

King Naga Kecam Asda II Lebak: Pernyataan Dinilai Picu Kegaduhan, Pemerintah Diminta Introspeksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:22 WIB

Satgas Gulbencal Kodim 0106/Ateng Lanjutkan Pembersihan Pascanah Longsor dan Banjir Bandang di Pegasing

Senin, 12 Januari 2026 - 08:49 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL SANGAT PRIHATIN DENGAN KASUS GANTUNG DIRI IBU RUMAH TANGGA MELIBATKAN ANAK “INI ADALAH KRISIS SOSIAL DESA GAGAL MELINDUNGI WARGANYA”

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:17 WIB

PROF SUTAN NASOMAL INDONESIA BOCOR NEGARA RUGI RIBUAN TRILYUN DARI PERTAMBANGAN DAN KERUSAKAN ALAM

Senin, 15 Desember 2025 - 08:23 WIB

Diduga Oknum wartawan intimidasi LSM CAPA saat jalankan Proposal disalah satu penimbun Solar

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:10 WIB

CENDIKIAWAN ANAK PAHLAWAN ( CAPA ) Membina Generasi Penerus Berkarakter Bela Negara

Selasa, 2 Desember 2025 - 04:52 WIB

Keberatan dengan Tudingan Lakukan Vaksin Fiktip Hewan, DR.drh.Kasmawati Angkat Bicara

Berita Terbaru

MEDAN

Rapat Kordinasi Bulanan Digelar BPC Perkuat Silaturahmi

Sabtu, 17 Jan 2026 - 03:06 WIB