Prof Sutan Nasomal Desak Presiden Prabowo Tetapkan Indonesia Siaga Satu di Tengah Memanasnya Ketegangan Jepang–China

- Editor

Jumat, 21 November 2025 - 05:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bidik.co.id,Jakarta, 21 November 2025 – Pakar Hukum Internasional dan Ekonom Nasional, Prof Dr KH Sutan Nasomal SH, MH, mengingatkan pemerintah Indonesia untuk meningkatkan kewaspadaan nasional seiring memanasnya tensi geopolitik antara Jepang dan China. Menurutnya, situasi tersebut berpotensi berkembang menjadi perang terbuka yang bisa berdampak langsung terhadap stabilitas kawasan, termasuk Indonesia.

Dalam keterangannya kepada pimpinan redaksi media dalam dan luar negeri melalui sambungan telepon dari Markas Pusat Partai Oposisi Merdeka, Prof Sutan meminta Presiden RI Prabowo Subianto segera menetapkan status siaga satu dan memerintahkan jajaran TNI, Polri, serta Kementerian Luar Negeri untuk memantau situasi global selama 24 jam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

> “Kita harapkan Presiden RI menjaga segala kemungkinan yang mungkin terjadi. Situasi Jepang–China yang semakin panas harus menjadi cermin. Indonesia sebaiknya siaga satu mulai sekarang,” ujarnya.

Imbauan Evakuasi Warga dan Sinyal Perang

Prof Sutan menyoroti langkah Jepang dan China yang disebutnya telah meminta warga negara masing-masing untuk meninggalkan wilayah lawan dalam waktu cepat. Ia menilai tindakan tersebut menjadi indikasi meningkatnya ancaman perang terbuka.

Kekuatan Militer dan Potensi Keterlibatan Negara Nuklir

Menurut Prof Sutan, kekuatan militer China secara umum lebih unggul dibanding Jepang dan berpotensi mendapat dukungan dari Korea Utara dan Rusia. Meski demikian, Jepang disebut tetap memiliki kemampuan militer canggih berbasis teknologi tinggi.

Baca Juga:  Sepuluh Produk UMKM Lamongan DiLauncing di Ritel Modern

Ia juga memperingatkan bahwa perang antara China dan Jepang dapat memicu keterlibatan negara-negara pemilik senjata nuklir, terutama mengingat konflik di Timur Tengah serta perang Rusia–Ukraina yang telah menguras stok persenjataan konvensional dunia.

“Perang nuklir di tahun 2026 sudah banyak dibaca para pakar strategi. Konflik Jepang–China bisa menjadi pemicu,” katanya.

Dampak Potensial bagi Indonesia

Prof Sutan menilai posisi geografis Indonesia sangat strategis dan dapat memiliki implikasi besar jika konflik regional melebar. Menurutnya, Samudra Indonesia berpotensi menjadi jalur operasi kapal selam dan kapal induk dari berbagai negara besar.

Pulau-pulau di Indonesia bahkan bisa dimanfaatkan sebagai tempat logistik atau pangkalan militer oleh kekuatan Barat maupun Timur jika situasi tidak terkendali.

Taiwan Disebut Berpotensi Menjadi Medan Adu Kekuatan

Ia juga menyebut Taiwan berisiko menjadi “Palestina baru di Asia”, yakni lokasi perebutan kekuatan antara Timur dan Barat, yang dapat berujung pada kehancuran wilayah tersebut jika konflik meluas.

Seruan Penguatan Pertahanan Indonesia

Prof Sutan mengakhiri pernyataannya dengan menyerukan pemerintah untuk memperkuat kesiapan militer Indonesia menghadapi segala potensi eskalasi regional.

“Kekuatan militer Indonesia harus mulai dipersiapkan sebelum hal terburuk terjadi,” tegasnya.

Narasumber:
Prof DR KH Sutan Nasomal SH, MH
Pakar Hukum Internasional & Ekonom Nasional
Presiden Partai Oposisi Merdeka
Pendiri/Pengasuh Ponpes Ass Saqwa Plus

Red**

Berita Terkait

Prof Sutan Nasomal Desak Polda Banten Tangkap Pelaku Ancaman Jurnalis yang Viral di WAG Tangerang !!!
Laporan Warga Jrengik Masuk KPK: Dugaan Penyimpangan Dana Desa, Kerugian Warga hingga Penghalangan Keadilan Diadukan
Prof Sutan Nasomal Desak Polda Banten Tangkap Pelaku Ancaman Jurnalis yang Viral di WAG Tangerang !!!
Pembinaan Berkelanjutan di Rutan Ambon: Dorong Warga Binaan Terus Berkarya
*BERANGKAT SEKOLAH BERTARUH NYAWA, SISWA KALSEL SEBERANGI SUNGAI PAKAI BASKOM PLASTIK.* _GENERASI EMAS KATANYA, TAPI JALAN KE SEKOLAH MASIH MODAL BASKOM DAN DOA ❗❗❗
*Rhodamin B dalam Kosmetik Berisiko Ganggu Fungsi Hati hingga Sebabkan Kanker*
*Indonesia Tegaskan Pentingnya Peran BRICS dalam Menjaga Perdamaian dan Stabilitas Global*
Soal Penyebab Kebakaran di Lantai 5 Gedung PPJT, Manajemen RSUD Dr Soetomo: Kami Tak Berani Berspekulasi
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 01:07 WIB

Prof. Sutan Nasomal SH MH Pakar Hukum Internasional Minta Masyarakat Hati Hati Bermedia Sosial Bongkar Bahaya “Investigasi” Liar di Facebook!!!!

Kamis, 14 Mei 2026 - 14:14 WIB

Lapor Resmi, KCBI: Mabes Polri Harus Usut Tuntas Dugaan Skandal Pengadaan di Disdik Bogor

Minggu, 10 Mei 2026 - 01:40 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal : Oknum Tokoh Pendidik Agama Melakukan Skandal Pelecehan Sexsual Wajib Di Hukum Mati Oleh Hukum Indonesia

Senin, 4 Mei 2026 - 10:03 WIB

PROF SUTAN NASOMAL INGATKAN PRESIDEN RI: SUDAH MANUSIAWIKAH MENYIKAPI SUARA PEKERJA INDONESIA (MAYDAY)

Minggu, 3 Mei 2026 - 00:52 WIB

Prof Sutan Nasomal : Negara Jangan Tidurkan Kasus Aduan Korupsi 3,5 Trilyun PT Riau Petroleum Harapkan Presiden RI Tegas Menegakkan Hukum

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:22 WIB

Prof Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Tinjau Kembali Pemberlakuan Fungsi SKCK Apa Ada Beda Masyarakat dan Pejabat!!

Rabu, 15 April 2026 - 15:42 WIB

Kasus Amoral di Universitas Indonesia Disorot, Prof. Sutan Nasomal Minta Pelaku Ditindak Tegas

Selasa, 24 Maret 2026 - 07:00 WIB

PARTAI CINTA NEGERI SIAP SEJAHTERAKAN RAKYAT

Berita Terbaru