Prof Sutan Nasomal Himbau Presiden Prabowo Dapat Edukasi dari Tim Ahli Terkait Wacana Konversi 120 Juta Motor ke Listrik

- Editor

Kamis, 12 Maret 2026 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Bidik.co.id

 

Pakar hukum internasional yang juga Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia, Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal SH, MH, PhD, menghimbau Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto agar memperoleh masukan dari para ahli teknik mesin dan teknologi kendaraan sebelum melanjutkan wacana konversi sekitar 120 juta sepeda motor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi motor listrik di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Hal tersebut disampaikan Prof. Sutan Nasomal saat menjawab pertanyaan sejumlah redaksi media cetak dan online nasional maupun internasional di Markas Pusat Partai Koalisi Rakyat Indonesia di kawasan Cijantung, Jakarta, Selasa (11/3/2026).

 

Menurutnya, kebijakan perubahan kendaraan berbahan bakar minyak ke kendaraan listrik perlu dikaji secara mendalam agar tidak menimbulkan kerugian besar bagi masyarakat maupun negara.

 

“Presiden harus bijak menyikapi wacana peralihan kendaraan BBM ke listrik. Perlu masukan dari tim ahli motor listrik dan teknik mesin agar negara tidak mengalami kerugian besar,” ujar Sutan Nasomal.

Ia menilai, masyarakat kemungkinan masih ragu untuk beralih ke kendaraan listrik karena sejumlah persoalan teknis yang sudah diketahui secara umum.

Oleh karena itu, pemerintah diminta memastikan adanya perlindungan bagi konsumen kendaraan di Indonesia agar tidak dirugikan oleh teknologi yang belum sepenuhnya siap.

Sutan Nasomal menjelaskan bahwa kondisi geografis Indonesia yang memiliki banyak wilayah pegunungan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam pengembangan kendaraan listrik.

Baca Juga:  Luncurkan Customer Care Pelindo 102, Layanan Pelindo Makin Mudah

Menurutnya, kendaraan yang digunakan masyarakat harus memiliki kemampuan menghadapi berbagai medan jalan.

“Sekitar 40 persen jalan di Indonesia merupakan jalur perbukitan dan pegunungan. Karena itu kendaraan yang digunakan harus tangguh di berbagai kondisi jalan,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menyoroti sejumlah tantangan pada kendaraan listrik seperti keterbatasan jarak tempuh baterai, waktu pengisian daya yang relatif lama, serta keterbatasan infrastruktur pengisian listrik di beberapa daerah.

Sutan Nasomal juga menyinggung persoalan daur ulang baterai kendaraan listrik yang menurutnya perlu dipersiapkan dengan baik agar tidak menimbulkan dampak lingkungan di masa depan.

 

Menurutnya, pemerintah perlu mempertimbangkan berbagai aspek mulai dari teknologi, ekonomi masyarakat hingga kesiapan infrastruktur sebelum mengambil keputusan besar terkait konversi kendaraan nasional.

 

“Indonesia membutuhkan kendaraan yang kuat di berbagai medan jalan. Karena itu para pakar teknologi kendaraan perlu memberikan edukasi kepada Presiden agar kebijakan yang diambil benar-benar melindungi kepentingan masyarakat,” tegasnya.

 

Sebagai penutup, ia berharap setiap kebijakan terkait transformasi transportasi nasional dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kemampuan ekonomi masyarakat Indonesia.

 

Narasumber:

Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal SH, MH, PhD – Pakar Hukum Pidana Internasional, Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia.

Berita Terkait

Kasus Amoral di Universitas Indonesia Disorot, Prof. Sutan Nasomal Minta Pelaku Ditindak Tegas
PARTAI CINTA NEGERI SIAP SEJAHTERAKAN RAKYAT
Kakanwil Ditjenpas Aceh Laporkan Progres Pemulihan Pasca-Bencana ke Ditjenpas
Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI harus Waspada “Reaksi Alam Sampai Bencana Hujan Mikroplastik Indonesia”
Prof Dr KH Sutan Nasomal SHH Klaem YLBH CCI Dorong Literasi Hukum untuk Mencerdaskan Anak Bangsa
Prof. Dr. KH Sutan Nasomal Tambunan, SH, MH Sampaikan Ucapan Terima Kasih atas Penetapan Jenderal Besar H. M. Soeharto sebagai Pahlawan Nasional
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal: Hidupkan Semangat Juang Pahlawan Demi Kesejahteraan kehidupan
Prof. Dr. Sutan Nasomal: Jangan Biarkan Demokrasi Mati Pelan-Pelan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 14:27 WIB

PT Pelindo Regional 1 Melaksanakan Acara Pelepasan Calon Jemaah Haji 2026

Kamis, 9 April 2026 - 01:34 WIB

EN 55 Ditemukan Tewas Di Clasik Spa Gibeon Alam Jaya Marelan

Kamis, 9 April 2026 - 01:31 WIB

Tim Gabungan Gerebek Lokasi Pelaku Kriminal di Belawan, Softgun dan Narkoba Disita

Rabu, 1 April 2026 - 07:42 WIB

Ibu Asmah memohon bantuan kepada masyarakat Dermawan untuk membawa anaknya yang menderita penyakit TB Ke Rumah Sakit /Opname

Rabu, 1 April 2026 - 01:26 WIB

Pasca Lebaran Saling Bermaafan, BPC Gelar Halal BI Halal

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:53 WIB

Cahaya Ramadhan Bersama BNCT: Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Senyuman di Bagan Belawan

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:50 WIB

Cahaya Ramadhan Bersama BNCT: Menguatkan Kepedulian, Menghadirkan Senyuman di Bagan Belawan

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:46 WIB

BNCT Perkuat Kemitraan dengan Perusahaan Pelayaran melalui Buka Puasa Bersama dan Ramah Tamah

Berita Terbaru