Prof. Dr. Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Perintahkan Menteri Geliatkan Ekonomi dan Hapus Angka Putus Sekolah yang Membengkak di NKRI

- Editor

Selasa, 21 Oktober 2025 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bidik.co.id Jakarta, 21 Oktober 2025

Tingkat anak putus sekolah di berbagai daerah di Indonesia terus meningkat dari tahun ke tahun. Hal ini, menurut Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, SH, MH, seorang pakar hukum internasional dan ekonom, disebabkan oleh kondisi perekonomian nasional yang semakin lesu dan tidak stabil.

“Ekonomi kita saat ini seperti masuk angin. Banyak perusahaan gulung tikar, lapangan kerja terbatas, pengangguran meningkat. Akibatnya, anak-anak banyak yang berhenti sekolah untuk membantu orang tuanya berdagang atau bekerja serabutan,” ujar Prof. Sutan saat diwawancarai sejumlah pimpinan redaksi media cetak dan online di Markas Partai Oposisi Merdeka, Jakarta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan bahwa Presiden RI perlu segera memerintahkan jajaran kementerian terkait untuk mengatasi masalah anak putus sekolah yang semakin meluas akibat dampak lesunya ekonomi nasional. Menurutnya, perlu dilakukan evaluasi besar terhadap kinerja kepala daerah, apakah benar-benar mampu menjalankan tugas yang menyentuh kepentingan masyarakat bawah.

“Masalah anak putus sekolah ini menjadi keprihatinan besar karena banyak aduan masyarakat yang kami terima. Banyak orang tua kesulitan mencari penghasilan, bahkan sebagian memiliki utang hingga 40 persen dari jumlah rumah tangga di Indonesia,” jelasnya.

Dampak ekonomi yang lesu juga berimbas pada meningkatnya perceraian akibat beban hidup yang berat. “Banyak keluarga kandas karena tidak mampu menanggung beban ekonomi. Hak anak untuk mendapatkan pendidikan pun tersingkirkan,” tambah Prof. Sutan.

Baca Juga:  PT Pelindo Regional 1 Belawan Salurkan 300 Paket Sembako dalam Program Pelindo Berbagi Ramadhan 2025

Ia menilai fenomena naiknya biaya hidup dan sulitnya mencari pekerjaan mencerminkan gagalnya sebagian kepala daerah dalam memperhatikan kondisi rakyatnya. “Kegagalan pemerintahan sepuluh tahun lalu juga turut menggerus tatanan usaha kecil masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prof. Sutan menggambarkan kondisi anak-anak putus sekolah yang terpaksa mencari uang di jalanan demi bisa makan. “Mereka berjuang untuk sepiring nasi dengan tempe dan kerupuk, bahkan mencari uang receh untuk dibawa pulang membantu adiknya,” tuturnya dengan nada prihatin.

Ia menegaskan agar para kepala daerah tidak hanya sibuk dengan pidato seremonial, tetapi benar-benar bekerja untuk rakyat. “Jangan jadikan anak-anak putus sekolah sebagai proyek kepentingan. Para pejabat di negeri ini dibayar dari keringat dan darah rakyat,” tegasnya.

Menurut Prof. Sutan, peran Presiden RI dalam mendorong kebangkitan ekonomi masyarakat luas menjadi kunci penting agar rakyat kembali memiliki harapan. “Masih ada harapan jika pemimpin di bawah kendali Presiden benar-benar bekerja untuk rakyat,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Prof. Sutan menegaskan, “Bila jutaan anak putus sekolah karena kepala daerah tidak mampu bekerja dengan baik, untuk apa mereka dipertahankan?”

Narasumber:
Prof. Dr. KH Sutan Nasomal, SH, MH
Pakar Hukum Internasional dan Ekonom

Berita Terkait

Rapat Kordinasi Bulanan Digelar BPC Perkuat Silaturahmi
Peringati Hakordia, Pelindo Regional 1 Perkuat Budaya Antikorupsi
Pelindo Regional 1 Belawan Pastikan Kesiapan Terminal Bandar Deli dalam Melayani Arus Penumpang Natal
Manajemen Pelindo Regional 1 Salurkan Secara Langsung Bantuan Kemanusiaan bagi Korban Banjir di Aceh
Pemprov Sumut Gelar Rapat Koordinasi Bantuan Bencana, Pelindo Regional 1 Pastikan Kesiapan Pelabuhan Belawan
PT PMT Perkenalkan Terminal Booking Sistem (TBS) Demi Kelancaran Logistik di Belawan
Aksi Lingkungan Berkelanjutan: BNCT Rehabilitasi 22 Ha Lahan Sawit Menjadi Kawasan Mangrove
Pelindo Buka Posko Pengungsian dan Dirikan Dapur Umum untuk Korban Bencana di Sumatera Utara
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 05:21 WIB

“Prof Sutan Nasomal: Perang Dunia Ketiga Tak Terelakkan, Indonesia Harus Bersiap dari Sekarang”

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:09 WIB

King Naga Kecam Asda II Lebak: Pernyataan Dinilai Picu Kegaduhan, Pemerintah Diminta Introspeksi

Rabu, 14 Januari 2026 - 04:22 WIB

Satgas Gulbencal Kodim 0106/Ateng Lanjutkan Pembersihan Pascanah Longsor dan Banjir Bandang di Pegasing

Senin, 12 Januari 2026 - 08:49 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL SANGAT PRIHATIN DENGAN KASUS GANTUNG DIRI IBU RUMAH TANGGA MELIBATKAN ANAK “INI ADALAH KRISIS SOSIAL DESA GAGAL MELINDUNGI WARGANYA”

Selasa, 16 Desember 2025 - 09:17 WIB

PROF SUTAN NASOMAL INDONESIA BOCOR NEGARA RUGI RIBUAN TRILYUN DARI PERTAMBANGAN DAN KERUSAKAN ALAM

Senin, 15 Desember 2025 - 08:23 WIB

Diduga Oknum wartawan intimidasi LSM CAPA saat jalankan Proposal disalah satu penimbun Solar

Minggu, 14 Desember 2025 - 15:10 WIB

CENDIKIAWAN ANAK PAHLAWAN ( CAPA ) Membina Generasi Penerus Berkarakter Bela Negara

Selasa, 2 Desember 2025 - 04:52 WIB

Keberatan dengan Tudingan Lakukan Vaksin Fiktip Hewan, DR.drh.Kasmawati Angkat Bicara

Berita Terbaru

MEDAN

Rapat Kordinasi Bulanan Digelar BPC Perkuat Silaturahmi

Sabtu, 17 Jan 2026 - 03:06 WIB