PROF DR SUTAN NASOMAL MENILAI NASIB GURU HONORER SEMAKIN TERHIMPIT DAMPAK RUPIAH MELEMAH PRESIDEN PERLU BERSIKAP UNTUK PENDIDIK!!!

- Editor

Kamis, 21 Mei 2026 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Bidik.co.id  Indonesia Nasibmu Guruku Gurumu Guru Anda Guru Kita Semua sejak dulu hingga sekarang sangat menyedihkan memperihatinkan membuat kita nelangsa sebab nasib kehidupan pekerjaan profesi guru di Indonesia

Jauh dari harapan kenapa sebab di Indonesia negara kaya makmur namun pa yang terjadi kesejahtera di Indonesia negeri tercinta ku tercintamu yang kita contai ironis sekali puluhan tahun sejak kemerdekaan RI nasib ribuan guru HONORER atau guru paruh waktu akibat dampak melemahnya RUPIAH. Hal ini disampaikan Profesor Dr Sutan Nasomal SH,MH kepada media. Begitulah puluhan ribu kondisi para guru honorer saat ini mengalami persoalan berat karena untuk biaya sehari hari untuk sendiri saja sudah tidak bisa terpenuhi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Persoalan sulitnya mencari pekerjaan yang berpenghasilan dibayar Rp 200.000/hari sebagai guru honorer memang tidak ada di negara kaya raya INDONESIA. Maka situasi seperti ini menjadi situasi yang krisisnya kesediaan masyarakat yang mau menjadi guru. (21/05/2026)

Profesor Sutan Nasomal Sangat Harapkan Nasib Guru Honorer Dapat Perhatian Khusus Presiden RI Karena Mereka Berperan Untuk Bangsa Dan Negara. Peran Guru dibalik kemajuan kecanggihan dunia sekalipun tidak bisa difungkiti itu pasti Tapi kenapa dari tahu seperti kata pameo dari Kuda gigit besi hingga kini gigit keju dan roti bahkan bisa terbang nasib guru yang mengajar dari tidak bisa baca hingga bisa melompat dan menjadikan pejabat pemerintah hingga Presiden tapi kog ya nasib mereka para guru penghasilannya jauh panggang dari api gaji guru dibawah gaji Buruh ironis memang dunia ini kalaupun ada peningkatan dari honor kini PPPK atas perhatian pemerintah masih sangat perlu ditingkatkan pemerintah apapun namanya itu”, papar Profesor Sutan Nasomal Pakar Hukum Internasional, Ekonom Nasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Call Center 08771902960

Baca Juga:  Iskandar S.Sos Mengajak Insan Pers Menjaga Nilai-Nilai Pancasila

Negara Kaya Raya INDONESIA hanya ada dalam tulisan buku buku pelajaran dan majalah. Faktanya tidak berdampak untuk masyarakat luas, keadilan sosial menjadi jurang konflik sosial.

Hanya wacana dan tulisan yang tidak bisa menjadi wujud dan di nikmati masyarakat. Persoalan hari hari hanya bisa makan sehari dua kali saja sudah bagus bagi sebagian besar masyarakat.

Negara Kaya Raya INDONESIA menjadi pencetak Buruh dan gagal mencetak semangat berwirausaha bagi masyarakat luas.

Negara Kaya Raya yang sebagian masyarakatnya hidup bergantung pada rumah kontrakan dan tidak mampu memiliki rumah sendiri. Bahkan di tahun lalu para guru menjadi pemulung setelah kembali selesai mengajar menjadi catatan perihnya sebagai pejuang tampa tanda jasa.

Padahal sejarah majunya sebuah Negara dan majunya sebuah peradaban itu lahir dari pikiran dan kerja keras para guru.

Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH menghimbau para pakar keilmuan dan ekonomi di Negara Kaya Raya INDONESIA agar menjadikan HARKITNAS adalah gerakan satu komando mewujudkan guru HONORER diperlakukan mulia dan tercukupi kebutuhannya. Masyarakat luas agar bisa lepas dari kemiskinan dan Negara Kaya Raya INDONESIA tidak terjebak pencetak kemiskinan terbesar di dunia.

Narasumber :
Prof Dr Sutan Nasomal SH,MH Pakar Hukum Internasional Presiden Partai Koalisi Rakyat Indonesia Ketua Umum Perkumpulan Advokat Muda Indonesia Pengasuh Ponpes ASS SAQWA PLUS Call Center 087719021960.

Bidik.co.id / Jauhari M Yunus CFLE

Berita Terkait

PROF DR SUTAN NASOMAL : PRESIDEN RI HARUS SADAR HOROR DOLAR MENERKAM KEAMANAN INDONESIA
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Adopsi Hukuman Di China Bagi Pemimpin Korup di Indonesia Agar Worning Bagi Pemimpin Korupsi!!
Prof Dr Sutan Nasomal Harapkan Presiden Tinjau Ulang Kenaikan Pajak Yang Mengancam Ekonomi Kerakyatan Di Indonesia!!!
Pimred Media Nasional Jurnalis Ucapkan Selamat Hari Pancasila 1 Juni 2026
Iskandar S.Sos Mengajak Insan Pers Menjaga Nilai-Nilai Pancasila
SAMSURI, POLITISI BARU INDONESIA, DIRIKAN PARTAI CINTA NEGERI UNTUK WUJUDKAN POLITIK BERBASIS KEPEDULIAN DAN KEBANGSAAN
Pertumbuhan Arus Peti Kemas Internasional Tembus 11%, Sinyal Positif bagi Ekonomi Indonesia
Prof. Sutan Nasomal SH MH Penanggungjawab Timpas1 Apresiasi Langkah Rajudin Sagala Anggota DPRD Sumut Bantu Pasien Operasi Caesar Di RS Medan Mengharukan !!!
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 15:28 WIB

Polres Bener Meriah Intensifkan Patroli Cegah Guantibmas Saat Pemilihan Reje Kampung Serentak

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:41 WIB

Polres Bener Meriah Geser 153 Personel untuk Pengamanan Pilkades Serentak , Kapolres Bener Meriah Tekankan Netralitas dan Profesionalisme.

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:19 WIB

Forkopimda Matangkan Persiapan Pilreje Serentak 2026, TNI-Polri Siap Kawal 135 Kampung di Bener Meriah

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:54 WIB

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Sidokkes Polres Bener Meriah Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk Anak TK

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:38 WIB

Tanam 10 Bantang Ganja di Tengah Kebun Cabai, Pria di Bener Meriah Diciduk Polisi

Selasa, 2 Juni 2026 - 08:20 WIB

Polres Bener Meriah Gelar Subuh Keliling di Masjid Al-Mukminun, Perkuat Silaturahmi dan Sampaikan Pesan Kamtibmas

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:20 WIB

Kebakaran Aula Pesantren Terpadu Ahlussunnah Waljamaah di Wih Pesam, Kerugian Ditaksir Capai Ratusan Juta

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:37 WIB

Warga Menderek dan Alur Cincin Gotong Royong Buka Akses Jalan Enang-Enang Pasca Longsor dan Banjir

Berita Terbaru