Banda Aceh, Bidik.co.id
Keselamatan dan kesehatan kerja (K3) masih sering dipandang sebelah mata oleh sebagian pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Banyak pelaku usaha lebih fokus pada peningkatan omzet, namun belum sepenuhnya memperhatikan aspek keselamatan kerja yang justru menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan usaha.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menjawab tantangan tersebut, DPW GAMIES Provinsi Aceh kembali menggelar kegiatan edukatif melalui Festival Ramadhan Webinar Series GAMIES Aceh 2026 dengan tema “Strategi Penerapan Norma K3 pada Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)”.
Webinar ini dilaksanakan pada Minggu, 08 Maret 2026, pukul 15.00–16.30 WIB secara daring (live session online). Kegiatan menghadirkan Tri Hendra Saputra, A. Md Bns., CIAPA, praktisi auditor dan K3, sebagai narasumber yang membahas strategi penerapan keselamatan dan kesehatan kerja secara sederhana namun efektif di lingkungan usaha kecil.
Diskusi dipandu oleh Nurul Anita, S.I.Kom sebagai moderator, sementara Adhifatra Agussalim, Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh, hadir sebagai keynote speaker yang membuka kegiatan sekaligus menyampaikan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja dalam pengembangan UMKM yang profesional dan berkelanjutan.
Dalam webinar ini, peserta memperoleh pemahaman mengenai
Dasar-dasar dan urgensi penerapan K3 pada sektor UMKM
Strategi praktis penerapan standar keselamatan kerja pada usaha kecil
Upaya mengurangi risiko kecelakaan kerja di lingkungan usaha
Pentingnya K3 dalam meningkatkan profesionalisme serta kepercayaan pelanggan.
Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh dalam sambutannya menegaskan bahwa penerapan K3 tidak hanya menjadi tanggung jawab perusahaan besar, tetapi juga penting diterapkan oleh pelaku UMKM. Menurutnya, keselamatan kerja merupakan bagian dari tata kelola usaha yang baik dan menjadi investasi jangka panjang bagi keberlanjutan bisnis.
“Usaha yang hebat bukan hanya dilihat dari besarnya keuntungan, tetapi juga dari bagaimana usaha tersebut melindungi pekerja dan menjalankan operasional secara aman serta profesional,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, GAMIES Aceh berharap pelaku UMKM semakin sadar akan pentingnya penerapan standar keselamatan kerja sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas usaha, menciptakan lingkungan kerja yang aman, serta membangun bisnis yang lebih tertib dan berkelanjutan.
“Ramadhan Produktif, UMKM Lebih Aman dan Profesional karena bisnis yang kuat adalah bisnis yang melindungi manusia di dalamnya,” tutup Adhifatra.














