Banda Aceh Bidik.co.id
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, isu kebocoran dan penyalahgunaan data pribadi semakin menjadi perhatian serius. Menjawab tantangan tersebut, DPW GAMIES Provinsi Aceh kembali menggelar kegiatan edukatif dalam rangkaian Festival Ramadhan Webinar Series GAMIES Aceh 2026 dengan tema “Data Pribadi Kita Dijual? Mengenal Kebocoran Data dan Cara Melindungi Diri.
Webinar yang dilaksanakan pada Selasa, 03 Maret 2026, pukul 15.00–16.30 WIB secara daring ini menghadirkan Imam Gumilang, S.Tr.T, seorang Praktisi Cyber Security, sebagai narasumber utama. Diskusi dipandu oleh Nurul Anita, S.I.Kom selaku moderator, serta dibuka secara resmi oleh Adhifatra Agussalim, Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh, sebagai keynote speaker.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa di era digital saat ini, hampir seluruh aktivitas masyarakat meninggalkan jejak data, mulai dari transaksi belanja online, registrasi aplikasi, hingga penggunaan media sosial.
“Minimnya literasi keamanan digital membuat banyak individu dan pelaku UMKM rentan menjadi korban kebocoran dan penyalahgunaan data,” jelas Imam, Selasa (03/03/2026).
Webinar ini memberikan pemahaman komprehensif mengenai:
Bagaimana kebocoran data dapat terjadi
Modus penjualan dan penyalahgunaan data pribadi, Strategi melindungi akun serta identitas digital, Tips keamanan digital yang aplikatif bagi individu dan pelaku UMKM.
Kegiatan ini juga memberikan berbagai manfaat bagi peserta, antara lain E-Certificate, rekaman video pembelajaran, akses ke group alumni, serta insight praktis terkait keamanan digital.
Ketua DPW GAMIES Provinsi Aceh dalam sambutannya menegaskan pentingnya kesadaran kolektif terhadap perlindungan data pribadi.
“Ramadhan bukan hanya momentum meningkatkan spiritualitas, tetapi juga meningkatkan literasi digital. Kita harus produktif sekaligus cerdas dan aman dalam beraktivitas di ruang digital,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, GAMIES Aceh berkomitmen untuk terus mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi tantangan era digital, khususnya dalam menjaga keamanan data pribadi.
“Ramadhan Produktif, Digital Lebih Aman, Jangan tunggu data pribadi bocor baru panik,” tutup Adhifatra.













