*KUNKER KE POLRES ACEH TENGGARA, KAPOLDA ACEH TEKANKAN OPTIMALISASI PELAYANAN MASYARAKAT DAN KUNJUNGI PESANTREN DARUL IMAN*

- Editor

Jumat, 15 Mei 2026 - 05:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane – Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M. M, melaksanakan kunjungan kerja ke Polres Aceh Tenggara, Kamis, 14 Mei 2026.

Tiba di Mapolres Aceh Tenggara, Kapolda Aceh bersama Ketua Bhayangkari Daerah Aceh, Ny. Ira Marzuki, didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol. Ari Wahyu Widada, S.I.K., Dir Polairud Polda Aceh Brigjen Pol. Wahyu Prihatmaka, S.H., M.H., Karo SDM Polda Aceh Kombes Pol. Ricky Purnama Kertapati, S.I.K., M.Si., Dir Intelkam Polda Aceh Kombes Pol. Said Anna Fauzan, S.I.K., M.M., M.H., serta pengurus Bhayangkari Daerah Aceh, disambut langsung oleh Bupati Aceh Tenggara H. M. Salim Fakhry, S. E , M. M,Kapolres Aceh Tenggara AKBP Yulhendri, S. H., S. I. K., M.I.K, unsur Forkopimda, para pejabat utama Polres Aceh Tenggara, tokoh adat, serta sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara.

Prosesi penyambutan diawali dengan hormat jajar, penampilan Tari Alas Belo Mesusun, serta prosesi peusijuk (tepung tawar) kepada Kapolda Aceh dan Ketua Bhayangkari Daerah Aceh sebagai bentuk penghormatan adat masyarakat Aceh Tenggara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam paparannya, Kapolres Aceh Tenggara menyampaikan bahwa Kabupaten Aceh Tenggara memiliki luas wilayah 4.165,63 kilometer persegi yang terdiri dari 16 kecamatan dan 385 desa dengan jumlah penduduk sekitar 228.308 jiwa. Wilayah tersebut berbatasan dengan Kabupaten Gayo Lues, Aceh Selatan, Aceh Singkil, Langkat, dan Tanah Karo.

Kapolres juga menjelaskan kondisi personel Polres Aceh Tenggara yang masih mengalami kekurangan cukup signifikan. Dari total kebutuhan sebanyak 1.078 personel, saat ini baru terpenuhi 537 personel sehingga masih kekurangan 541 personel dengan rasio polisi mencapai 1:425. Sementara kebutuhan PNS Polri sebanyak 95 personel, namun yang tersedia hanya 7 personel.

Meski demikian, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Aceh Tenggara menunjukkan tren positif. Selama periode Januari hingga Mei 2026, jumlah gangguan kamtibmas menurun dari 444 kasus pada tahun sebelumnya menjadi 182 kasus atau turun sekitar 59 persen.

“Kasus kejahatan konvensional, transnasional, dan kejahatan terhadap kekayaan negara juga mengalami penurunan. Namun, kasus perjudian mengalami sedikit peningkatan dari 14 kasus menjadi 15 kasus,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, kasus narkoba masih menjadi perhatian serius meskipun mengalami penurunan. Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi sabu, ganja, dan ekstasi dengan klasifikasi tersangka terdiri dari bandar, pengedar, kurir, dan pengguna.

Baca Juga:  Babinsa Koramil 03/ Pegasing Laksanakan Giat Wanwil Bersama Staf Kecamatan

Selain itu, data kecelakaan lalu lintas juga menunjukkan penurunan dibanding tahun sebelumnya. Jumlah laka lantas turun dari 79 kasus menjadi 30 kasus, termasuk penurunan korban luka berat, luka ringan, dan kerugian material. Namun demikian, korban meninggal dunia tercatat meningkat menjadi satu orang pada tahun 2026.

Di bidang sosial kemasyarakatan, Polres Aceh Tenggara terus aktif melaksanakan berbagai kegiatan sosial dan pembinaan masyarakat melalui program “Jumat Berkah” sebagai bentuk kepedulian terhadap warga.

Kapolres menegaskan bahwa secara umum situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Aceh Tenggara saat ini berada dalam kondisi aman dan kondusif dengan tren kriminalitas yang terus menurun.

Sementara itu, Kapolda Aceh menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Aceh Tenggara beserta jajaran atas sinergi dan kolaborasi yang terjalin baik dengan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara sehingga mampu menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif.

“Terima kasih juga saya sampaikan kepada seluruh personel dan masyarakat yang telah bahu-membahu menunjukkan kekompakan, khususnya saat pelaksanaan pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak bencana. Semangat kebersamaan, kepedulian, dan gotong royong yang ditunjukkan menjadi bukti nyata hadirnya negara di tengah masyarakat,” ujar Kapolda.

Kapolda juga menekankan pentingnya optimalisasi pelayanan kepada masyarakat melalui peningkatan kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat, baik melalui patroli rutin, sambang desa, maupun kegiatan dialogis dengan pendekatan humanis, profesional, dan responsif.
Menurutnya, Polri memiliki peran strategis dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penguatan sinergitas dengan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat.

“Polri harus terus melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas, mencegah penyebaran hoaks, konflik sosial, narkoba, perjudian, dan tindak kriminal lainnya, serta mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas sebagai ujung tombak pembinaan masyarakat,” pungkasnya.

Usai melaksanakan kegiatan di Mapolres Aceh Tenggara, Kapolda Aceh beserta rombongan melanjutkan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Darul Iman yang berada di Desa Terutung Megara Baru, Kecamatan Lawe Sumur. Kunjungan tersebut disambut langsung oleh pimpinan pesantren, Ustaz Bukhari Husni.

Bidik.co.id / Jauhari M Yunus CFLE

Berita Terkait

Dua Tahun Jadi Tersangka Kasus Dana Hibah, Kader Gerindra Tetap Menikmati Gaji dan Fasilitas Negara
POLRESTA SORONG KOTA BERHASIL UNGKAP SEJUMLAH KASUS 3C , KOMITMEN BERANTAS KEJAHATAN JALANAN.
Hadianto Rasyid Terima Mandat Pimpin ABPEDNAS Sulteng, Kejagung Siap Dukung Penguatan Tata Kelola Desa
Gol, Sorak, dan Silaturahmi: Hari Ketiga Futsal Piala RT 10 RW 003 Pinang Ranti Bikin Lapangan Nirbaya V Bergejolak
Enam Bulan Pemerintahan Berjalan, Mengapa Pengusaha Orang Asli Papua Masih Sulit Mengakses Informasi dan Kesempatan
Profesor Sutan Nasomal Harapkan Presiden RI Perintahkan Aparaturnya SIPIL POLRI TNI Bila Terkait Proyek APBN Pusat APBD Provinsi Kota Kab Pasang Plang Spanduk!!
Proyek Telan Nyawa, APMP Jatim Tantang Pemkot Surabaya Buktikan Ketegasan
Prof Dr KH Sutan Nasomal Bangkit:: Media Sudah Bicara, Mengapa Hukum Diam? Ketika Tambang Ilegal di BINTAN Lebih Kuat dari UUD”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:50 WIB

Kesemrawutan Di Negara Ini Malah Dijadikan Satu Kebanggaan Dan Prestasi Besar Bagi Dirinya.

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:19 WIB

Klarifikasi Belum Terjawab, ASN DKI Desak Transparansi Pemotongan Gaji ke-13 dan BK

Rabu, 24 Juni 2026 - 02:54 WIB

Profesor Sutan Nasomal Minta Presiden RI Tugaskan Kementerian Tangani Transaksi Jual Beli Onlen Agar Tipu Tipu Ditangkap!!!

Selasa, 23 Juni 2026 - 02:24 WIB

Dalam Kaca Mata Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal SH. MH, Diduga Tipikor Rp 3.5 Triliun di Tubuh PT RIAU PETROLEUM : MEDIA ADALAH PESAN UNTUK PRESIDEN RI

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:30 WIB

Profesor Sutan Nasomal (Worning) Ke Presiden RI Agar Perintahkan Aparat Awasi Importir Luar Negeri Agar Negara Tidak Dirugikan Puluhan Ribu Trilyun !!! ;

Sabtu, 20 Juni 2026 - 18:10 WIB

Prof Sutan Nasomal Sarankan Presiden Ri Perintahkan Bawahan Kritik Saran Diterima Diwujudkan Dari Masyarakat Bukan Dianggap Sebaliknya Atau Di Bungkam!!!

Sabtu, 20 Juni 2026 - 02:38 WIB

PROF DR SUTAN NASOMAL MEMINTA PRESIDEN RI AGAR POLRI TINGGALKAN KEBIASAAN LAMANYA YANG TIDAK BAGUS

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:07 WIB

Prof Dr Sutan Nasomal Klaem Miris !!! Rakyat Disuruh Bayar Hutang Negara Lewat Pajak Ini Bukan Solusi, Ini Perampokan Yang Dilegalkan

Berita Terbaru