MAKASSAR – Bidik.co.id Lembaga Swadaya Masyarakat Kemitraan Pergerakan Keadilan Rakyat Indonesia (LSM KPK-RI) secara resmi mengusulkan inisiasi program “Kelas Pembinaan Karakter”.
Langkah ini diambil sebagai wujud kepedulian nyata terhadap kondisi sosial dan degradasi moral generasi muda yang dinilai kian memprihatinkan.
Ketua Umum LSM KPK-RI, Taskir Naiq, menyatakan bahwa usulan program ini merupakan respons langsung terhadap maraknya fenomena kenakalan remaja di masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasus-kasus seperti pergaulan bebas, kekerasan jalanan, tawuran, geng motor, penyalahgunaan narkoba, hingga keterlibatan anak di bawah umur dalam tindak kriminalitas menjadi urgensi utama di balik gagasan ini.
Saat dikonfirmasi mengenai jadwal pelaksanaan, Taskir menjelaskan bahwa waktu pastinya masih dalam tahap pematangan. Program ini akan digulirkan segera setelah proses perekrutan internal selesai.
“Tanggal belum ditentukan. Insya Allah setelah perekrutan.
Program ini agar ada respons untuk membantu sarana dan prasarana. Ini adalah program LSM KPK-RI yang diajukan ke pemerintah,” ujar Taskir Naiq melalui pesan singkat WhatsApp. Senin 18/ 5/ 2026.
Ia juga menambahkan optimismenya terhadap keterlibatan pihak eksekutif. “Tentunya pemerintah punya target yang positif untuk membangun generasi muda berbangsa dan bernegara,” lanjutnya.
Mengenai garis besar gerakan organisasi, Taskir menegaskan visi damai yang diusung oleh lembaga yang dipimpinnya.
“LSM KPK-RI hadir bukan untuk menciptakan konflik, tetapi menjadi mitra masyarakat dan pemerintah dalam menjaga kepedulian sosial, kontrol sosial, serta pembinaan karakter generasi muda demi terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan bermartabat,” tegas Taskir.
Peluncuran resmi program dan deklarasi perekrutan anggota LSM KPK-RI sendiri direncanakan akan dilaksanakan di wilayah Kota Makassar setelah seluruh administrasi dan kesiapan organisasi rampung.
Agenda besar ini dipastikan bakal melibatkan tokoh masyarakat, pemerintah setempat, serta unsur pemuda dan sosial kemasyarakatan.
Terkait internal organisasi, Taskir menaruh harapan besar pada integritas para calon anggotanya kelak.
“Kami berharap seluruh anggota yang bergabung dapat menjadi contoh di tengah masyarakat, menjaga etika organisasi, serta mengedepankan pendekatan persuasif dan kemanusiaan dalam setiap kegiatan sosial,” imbuhnya.
Dalam mengeksekusi program pembinaan dan kegiatan sosial kemasyarakatan ini, LSM KPK-RI menargetkan kolaborasi erat dengan lintas instansi strategis.
Sinergi tersebut diharapkan terjalin bersama Pemerintah Daerah, Kesbangpol, Dinas Sosial, Dinas Pendidikan, Pemerintah Kecamatan dan Kelurahan/Desa, jajaran Kepolisian, hingga tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat.
Kemitraan kokoh ini diharapkan mampu memberikan dukungan penuh bagi pembinaan generasi muda, pencegahan kenakalan remaja, serta penguatan kegiatan sosial dan kontrol kemasyarakatan secara positif dan berkelanjutan.
Bidik.co.id / Jauhari M Yunus CFLE















